Makan Pizza Tanpa Takut Gemuk

Makan Pizza Tanpa Takut Gemuk

Diet , cara menurunkan berat badan , tips diet , makanan diet , minuman diet , diet dengan cara sehat , makanan yang dapat menurunkan berat badan , hindari minuman yang mengagalkan diet , tips olahraga mengecilkan perut , Diet Tanpa Nasi Putih , Cara Minum Air Putih Yang Menurunkan BB , Makan Pizza Tanpa Takut Gemuk , Manfaat Tepung Beras , Hindari Makanan Yang Membuat BB Melonjak

Makan Pizza Tanpa Takut Gemuk

Piza (atau pizza) adalah sejenis roti bundar dan pipih, yang dipanggang di oven dan biasanya dilumuri saus tomat serta keju dengan bahan makanan tambahan lainnya yang bisa dipilih. Keju yang dipakai biasanya mozzarella atau “keju pizza”.

Jenis bahan lain juga dapat ditaruh di atas pizza, biasanya daging dan saus, seperti salami dan pepperoni, ham, bacon, buah seperti nanas dan zaitun, sayuran seperti cabe dan paprika, dan juga bawang bombay, jamur dan lain lain.

Rotinya biasa dibuat seperti roti biasa namun bisa diberi rasa tambahan dengan mentega, bawang putih, tanaman herbal, atau wijen. Pizza biasanya dimakan selagi panas (biasanya untuk makan siang dan malam), tetapi ada pula yang disajikan dingin, biasanya dimakan untuk sarapan atau saat piknik.

Pizza biasanya dimakan di restoran, dibeli di pasar grosir atau supermarket, dan dapat pula dipesan melalui teleponatau ini melalui web untuk diantar, panas dan siap untuk disantap di rumah. Nah selain rasanya yang sangat enak , anad dapat menikamti pizza tanpa takut gendut asalkan anda mengikuti tips yang akan kami berikan berikut ini ,Kami akan berikan tips Makan Pizza Tanpa Takut Gemuk  :

Berikut kejahatan pizza yang dijual restoran cepat saji:

  • Mengonsumsi terlalu banyak garam dapat meningkat risiko terkena tekanan darah tinggi.
  • Kandungan lemak tinggi pada pizza dapat memicu kolesterol.
  • Makanan berkalori tinggi dapat menyebabkan obesitas.

Ketiga jenis kondisi ini bisa memicu penyakit diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular.

Agar kita bisa memanjakan lidah tanpa harus berbuat jahat kepada tubuh, ikuti tips mengonsumsi pizza di bawah ini:

  • Pilih pizza khas Italia. Pizza asli Italia berbeda dengan pizza yang umumnya dijual di restoran cepat saji. Pizza jenis ini lebih tipis, garing, dan tidak berminyak yang dilengkapi oleh limpahan irisan tomat panggang, sedikit keju dan minyak zaitun. Dengan mengonsumsi pizza Italia, kita akan mendapat asupan antioksidan yang baik. Menurut penelitian, mengonsumsi pizza Italia yang memiliki kandungan antioksidan ini diduga juga dapat mencegah kita terserang kanker.
  • Sebaiknya pilih topping yang menyehatkan seperti jamur, paprika hijau, bawang, buah zaitun, dan jenis-jenis sayuran lainnya. Jika kita ingin topping daging, minta pelayan untuk mengurangi takarannya menjadi setengah.
  • Terkadang kita suka khilaf ketika disuguhi pizza. Setelah satu potong, kita bisa mengambilnya lagi dan lagi. Untuk menghindari hal itu, sebaiknya pesan makanan-makanan ringan sebagai pendamping yang bisa mengenyangkan seperti salad sayur atau buah. Hindari memesan hidangan pendamping yang tinggi lemak seperti sayap ayam dan sosis berlumur saus barbeque.
  • Sebelum melahapnya, kita bisa memakai tisu atau serbet bersih lalu tempelkan pada permukaan pizza. Teknik ini bisa mengurangi kelebihan lemak dan kalori pada pizza.
  • Jika Anda suka mengonsumi pizza disertai dengan minuman bersoda, usahakan memilih minuman diet soda. Dengan cara ini Anda akan menurunkan asupan kalori tubuh.

Mungkin tidak semua restoran mau mengikuti semua permintaan kita untuk menjadikan pizza pesanan kita menjadi lebih sehat. Jika sudah begitu, saatnya kita beraksi di dapur membuat pizza sesuai kriteria yang telah disebutkan tadi.