Kesalahan Dalam Diet

Kesalahan Dalam Diet

Diet , cara menurunkan berat badan , tips diet , makanan diet , minuman diet , diet dengan cara sehat , makanan yang dapat menurunkan berat badan , hindari minuman yang mengagalkan diet , tips olahraga mengecilkan perut , Macam Push Up Yang Melangsingkan , Manfaat Sit Up untuk Otot dan Tubuh Ideal , Cemilan Untuk Diet Debm , Khasiat Quaker Oat Untuk Diet , Efek Samping Diet Apel , Cara Diet Dengan Ubi Kayu , Makanan Sehat untuk Diet Kolesterol , Khasiat Kentang Rebus Untuk Diet , Khasiat Tahu Rebus Untuk Diet , Khasiat Roti Tawar Untuk Diet , Manfaat Diet Militer Bagi Kesehatan , Program Diet Untuk Obesitas , Efek Samping Diet Dengan Herbalife , Daftar Susu Penurun Berat Badan Paling Cepat , Jus Sayur Untuk Diet Sehat , Khasiat Sawi Untuk Diet , Resep Salad Sayur Untuk Diet , Bahaya Gorengan Untuk Diet , Khasiat Lada Hitam Untuk Diet , Diet Kentang Rebus , Manfaat Push Up Sebelum Tidur , Gerakan Mengecilkan Perut dan Pinggang , Diet Rendah Lemak , Cara Diet Dengan Daun Seledri , Efek Samping Obat Pelangsing , Diet Matahari , Bahaya Tidur Setelah Makan Bagi Kesehatan , Bahaya Diet Tinggi Protein , Kesalahan Dalam Diet , Cara Diet Ketika Hamil , Cara Diet GM Yang Benar , Pantangan Diet Mayo

Kesalahan Dalam Diet

Memiliki berat badan ideal tentu menjadi dambaan setiap orang, baik perempuan maupun laki-laki. Selain alasan kesehatan, berat badan yang ideal juga akan sangat menunjang penampilan kita. Karenanya, banyak orang rela melakukan program penurunan berat badan dengan berbagai cara, dari yang alami sampai operasi. Tak jarang beberapa dari kita bahkan sampai melakukan diet ekstrim demi memiliki tubuh proporsional.

Sayangnya, masih banyak orang yang menjalani program diet secara sembarangan. Hal inilah yang sering menjadi penyebab berat badan yang tak kunjung turun. Berikut adalah Kesalahan Dalam Diet :

1. Melewatkan Sarapan

Kesalahan yang dilakukan pada saat seseorang melakukan diet yaitu tidak makan di pagi hari. Hal tersebut justru akan menyebabkan kegagalan dalam proses diet, karena pada dasarnya tubuh memerlukan energy untuk melakukan aktivitas, jika tidak sarapan akan mengakibatkan lambung kita menjadi kosong dan membuat asam lambung meningkatkan kadar asamnya.

Asam lambung yang tinggi justru akan membuat perut terasa perah yang akan menimbulkan berbagai penyakit seperti mag , selain itu jika kita tidak makan di pagi hari akan meningkatkan nafsu makan yang lebih pada siang harinya. Meskipun diatas telah dijelaskan berbagai jenis diet yang didalamnya tidak disertai sarapan, namun hal tersebut tidaklah sesuai dengan diet yang baik dan benar.

2. Tidak Makan Malam

Asumsi pada diet yaitu tidak boleh makan malam , hal tersebut tidak selamanya benar karena tubuh memerlukan kalori pada saat tidur sehingga memerlukan energi. Energi yang didapat dari Karbohidrat , protein dan lemak untuk persentasi lemak dan karbohidrat sebaiknya dikonsumsi pada jumlah kecil tetapi untuk persentase protein yang dikonsumsi dianjurkan tinggi . Pada malam hari tubuh membutuhkan asupan protein untuk membantu hormon pertumbuhan , memperbaiki sel-sel yang rusak sehingga peran protein sangatlah penting. Mengkonsumsi makanan pada malam hari di anjurkan 2 atau 3 jam sebelum tidur.

3. Tidak Makan Setelah Olahraga

Olahraga merupakan salah satu cara untuk memaksimalkan program menurunkan berat badan . Akan tetapi orang berasumsi setelah olahraga tidak diperbolehkan untuk makan . Hal tersebut tidak benar karena pada saat olahraga tubuh mengeluarkan banyak energi yang mengakibatkan tubuh merasakan kelelahan. Kelelahan tersebut dikarenakan adanya proses metabolisme yang meningkat.

Proses metabolisme tersebut akan meningkat saat suhu tubuh , dan kerja didalam organ kita meningkat. Sehingga setelah olah raga justru dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan untuk memulihkan energi yang hilang. Akan tetapi makan setelah olah raga dianjurkan 1-2 jam setelah bolahraga.

4. Kurang Minum Air Putih

Kurang minum air putih dikatakan kesalahan dalam melakukan diet karena dapat menyebabkan tubuh menahan banyak air sehingga menjadi bobot berat tambahan. Selain itu air putih berperan dalam proses pencernaan dan metabolisme , jadi kekurangan air putih akan memperlambat sistem pencernaan dan menghambat kerja metabolisme nutrisi. Minum air putih dianjurkan 8 gelas atau 2-3 liter dalam satu hari.

5. Terlalu Banyak Mengkonsumsi Makanan Rendah Lemak

Mengkonsumsi makanan yang baik memang baik , akan tetapi tidak semua makanan yang rendah lemak rendah kalori. Ada beberapa makanan yang rendah lemak tetapi kandungan kalorinya tinggi seperti roti rendah lemak. Jadi saat mengkonsumsi makanan yang mengandung rendah lemak kita juga perlu mengetahui kandungan kalorinya didalamnya, agar kita dapat mengkonsumsi makanan rendah lemak dengan tepat.

6. Tidak mengkonsumsi Karbohidrat

Saat menjalankan program diet asumsi di masyarakat umum yaitu karbohidrat membuat tubuh kita kelebihan berat badan atau pun pucat. Akan tetapi jika kita tidak mengkonsumsi karbohidrat atau sama halnya menghilangkan unsur karbohidrat dalam tubuh kita justru akan memperlambat proses metabolisme. Dimana metabolisme tubuh yang baik sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan kita. Tubuh melakukan proses metabolisme membutuhkan energy yang didapatkan 3 unsur yaitu Karbohidrat, Lemak, dan Protein. Jadi tidak selamanya karbohidrat tidak baik dikonsumsi melainkan sebaliknya.

7. Mengkonsumsi Makanan Ringan yang Berlebihan 

Makanan ringan memanglah enak saat di makan akan tetapi mengkonsumsi makanan ringan ringan yang berlebihan menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan tubuh salah satunya yaitu kelebihan berat badan. Hal tersebut dikarenakan makanan ringan mengandung jumlah kalori yang berlebihan, selain itu juga mengandung berbagai zat aditif pada makanan seperti pengawet, pewarna buatan, pemanis buatan , karbohidrat, minyak trans, garam maupun sodium. Kandungan yang ada pada makanan ringan akan membuat kegagalan saat kita melakukan program diet. 

8. Mengkonsumsi Makanan Cepat Saji 

Kesalahan Dalam Diet yang ke delapan adalah mengkonsumsi makanan cepat saji. Alasan mengkonsumsi makanan cepat saji dapat menyebabkan kegagalan saat melakukan diet tidak jauh berbeda dengan mengkonsumsi makanan ringan. Makanan cepat saji juga mengandung banyak kalori dimana kalori tersebut tidak sehat . Kalori yang dihasilkan pada makanan cepat saji juga mengandung bahan pengawet , pewarna buatan , pemanis, garam dan sodium. Selain itu pencernaan membutuhkan waktu yang lama untuk membakar kalori dari makanan cepat saji tersebut.

9. Tidak Mengkonsumsi Makanan Ringan Sama Sekali 

Meskipun makanan ringan tidak selalu identik dengan kata “tidak baik” , Saat melakukan diet dianjurkan mengkonsumsi makanan ringan akan tetapi pastikan makanan ringan yang dimakan tidak mengandung banyak lemak dan kalori misalnya kacang tanah di oven atau pun kacang almond yang mempunyai kandungan lemak tak jenuh yang baik untuk membantu menurunkan kadar kolesterol .Makanan ringan juga membantu menahan rasa lapar sebelum kita makan pada porsi yang besar. Boleh mengkonsumsi makanan ringan asalkan tidak berlebihan.

10. Terlalu Banyak Mengkonsumsi Minuman Berkalori 

Orang beranggapan bahwa dengan meminum makanan berkalori tinggi akan merasa kenyang dan mampu menggantikan unsur makanan karbohidrat, lemak, dan protein. Hal tersebut tidaklah benar mengkonsumsi minuman berkalori akan menyebabkan tubuh semakin lapar yang membuat kita mengkonsumsi makanan berlebih.

11. Menghindari Olahan Susu 

Olahan susu dan keju mengandung banyak lemak seseorang berasumsi menghindarinya saat melakukan diet . Akan tetapi susu juga mengandung kaya kalsium , dimana proses pembakaran lemak akan lebih cepat dengan adanya kalsium. 

12. Menimbang Berat Badan Setiap Hari 

Biasanya orang yang melakukan diet ingin berat badannya cepat turun feedbacknya yaitu keseringan menimbang berat badan . Tanpa kita sadari jika kita sering menimbang berat badan dan berat badan kita tak kunjung turun akan menyebabkan masalah pada emosi kita di hipothalamus. Emosi akan menyebabkan rasa lapar muncul yang membuat kita ingin mengkonsumsi makanan . Maka dianjurkan untuk sebulan sekali atau 2  minggu sekali menimbang berat badan pada saat melakukan program diet.

13. Menentukan Target Penurunan Berat Badan yang Tidak Realistis 

Saat melakukan penurunan berat badan setiap orang mempunyai target berat tubuh yang diinginkan , tapi tidak semua target tersebut tercapai karena target yang tidak realistis. Misalnya seseorang ingin menurunkan berat badan 10 kg dalam seminggu , hal tersebut  sangat lah mustahil dan akan memperburuk kesehatan tubuh . Pada dasarnya diet yang efektif dan benar yaitu turun 2-2,5 kg per bulannya. 

14. Tidak Melakukan Olahraga 

Olahraga merupakan aktivitas yang penting bagi tubuh kita. Olahraga mempunyai berbagai manfaat seperti menjaga tetap saat muda , menjaga kesehatan , dan menjaga berat badan agar stabil . Kebanyakan orang melakukan program diet tapi malas berolahraga , mereka beranggapan tidak olahraga juga dapat menurunkan berat badan asalkan mengurangi porsi makanan. Hal tersebut sangatlah bertentangan , karena pada dasarnya makanan yang kita makan akan cepat terbakar di proses metabolisme pada saat kita melakukan aktivitas misalnya saja pada saat olahraga. 

15. Menahan Rasa Lapar 

Diet bukan berarti menahan rasa lapar , menahan rasa lapar akan mengakibatkan stress pada otak kita yang mempengaruhi emosi . Dimana sudah dijelaskan bahwa emosi sangat mempengaruhi program diet kita. Lebih baik saat kita lapar dan belum waktunya jam makan kita dapat menggantinya dengan mengkonsumsi buah atau pun camilan seperti kacang almond dan kacang rebus.

16. Diet yang Ekstrim 

Diet yang instan dengan meminum obat atau pun diet yang ekstrim tidak baik untuk kesehatan tubuh misalnya tidak makan nasi hanya makan buah saja . Memang benar melakukan hal tersebut akan membuat berat badan turun akan tetapi , bukan lemak atau pun kolesterol yang turun , melainkan kadar air dan massa otot yang turun.

17. Kurang Tidur 

Tidur merupakan salah satu kebutuhan setiap individu . Pada saat tidur tubuh masih membutuhkan energi untuk proses metabolisme , dalam proses metabolisme yang maksimal pada saat tidur membutuhkan 7-8 jam . Jika kita kekurangan tidur maka proses metabolisme dan pembakaran lemak terganggu , dianjurkan orang yang melakukan program diet tidur selama 8 jam  agar proses pembakaran lemak di dalam tubuh tidak mengalami masalah.