Pantangan Diet Low Carb

Pantangan Diet Low Carb

Image result for Diet Low CarbImage result for Diet Low Carb

Setiap orang memiliki alasan tersendiri mengapa mereka melakukan diet dan mengatur pola makannya dengan baik. Ada yang melakukannya untuk menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Namun, tidak sedikit juga yang melakukan diet dengan tujuan untuk melakukan perbaikan bentuk tubuh agar menjadi lebih indah.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan seseorang untuk menurunkan berat badannya dengan sehat dan juga cepat. Salah satu yang banyak diandalkan oleh banyak orang adalah diet rendah karbohidrat. Diet jenis ini biasanya diikuti dengan tinggi lemak dan juga moderate protein.  Diet ini ada banyak jenis mulai dari keto hingga paleo.

Diet rendah karbohidrat akan memaksa tubuh menggunakan banyak lemak di dalam tubuh termasuk lapisan lemak yang susah hilang dibakar. Dampaknya tubuh akan dipenuhi banyak energi dan penurunan berat badan berjalan dengan lebih cepat tanpa merasakan lapar yang sangat besar.

Sekilas, diet rendah karbohidrat ini terlihat sangat mudah dilakukan. Namun, tidak sedikit yang mengalami kegagalan. Salah satu penyebab kegagalan yang sering sekali terjadi adalah tidak tahu jenis makanan apa yang harus dihindari. Selain itu diet jenis butuh penyesuaian selama 1-2 minggu dan fase ini sangat menyiksa. Nah pada kesempatan kali ini kami akan membahas seputar Pantangan Diet Low Carb.

  1. Karbohidrat Tidak Dikurangi Signifikan

Sebelum melakukan diet, Anda memang harus tahu apa saja yang boleh dimakan dan tidak boleh dimakan. Protokol diet harus dijalani dengan baik dan dipahami. Dalam diet rendah karbohidrat ini, biasanya karbohidrat yang disarankan hanya berkisar 25-50 gram saja. Kalau lebih dari 50 gram, diet tidak akan berjalan dengan lancar.

Kita sering mengalami kegagalan saat diet karena sering mengonsumsi karbohidrat terlalu banyak. Secara tidak sadar, dalam satu hari Anda mengonsumsi lebih dari 50 gram. Agar kebutuhan karbohidrat tidak berlebihan lakukan pengukuran sebelum makan dan catat dengan aplikasi.

  1. Tidak Mengonsumsi Makanan Segar

Kalau ingin menjalani diet dengan baik dan lancar dari awal hingga akhir, ada baiknya untuk mengonsumsi makanan yang segar. Anda wajib masak sendiri apa yang akan dikonsumsi setiap hari. Dengan memasak sendiri Anda akan tahu berapa takaran karbohidrat yang digunakan dan berapa batasan gula yang harus dikonsumsi.

Kalau kita sering mengonsumsi suplemen, makanan kaleng, atau makanan cepat saji, kandungan gizinya sering tidak jelas. Dampaknya, peluang Anda melakukan kesalahan cukup besar.

  1. Sering dan Mudah Mengalami Stres

Kalau ingin sukses saat menjalani diet rendah karbohidrat, ada baiknya untuk tidak sering mengalami stres. Kalau Anda sering sekali mengalami stres, kemungkinan besar kortisol akan naik. Saat kortisol naik, nafsu makan juga akan meluap-luap dan Anda jadi susah mengontrol rasa lapar.

Diet rendah karbohidrat rawan sekali memicu rasa lapar yang berlebihan. Kalau Anda tidak mau mendadak kalap dan akhirnya mengonsumsi apa saja dalam jumlah banyak, ada baiknya untuk segera menurunkan kadar stres di dalam tubuh. Lakukan relaksasi seperti yoga atau meditasi agar tubuh lebih relaks.

  1. Kualitas Tidur Tidak Baik

Kurang tidur akan memberikan efek yang kurang lebih sama. Anda akan mudah sekali mengalami lapar yang berlebihan dan memicu tubuh terus surplus kalori. Pastikan dalam satu hari Anda tidur selama lebih dari 7 jam. Kalau Anda tidur kurang dari ini kemungkinan besar tubuh akan mengalami gangguan hormon dan muncul stres.

  1. Banyak Mengonsumsi Olahan Susu

Terlalu banyak mengonsumsi olahan sisi akan memicu kenaikan insulin di dalam tubuh. Dampaknya, adaptasi metabolisme tubuh akan mengalami gangguan dan diet low carb tidak bisa berjalan dengan maksimal. Batasi olahan susu mulai dari keju, yoghurt, hingga aneka krim.

  1. Sembarangan Saat Olahraga

Salah satu jenis olahraga yang sangat disarankan untuk diet low carb adalah angkat beban. Diet ini akan meningkatkan metabolisme tubuh dan membuat pelaku diet mudah sekali mengalami penurunan berat badan. Pastikan dalam satu minggu berolahraga selama 3-5 kali dengan durasi sekitar 30-45 menit.

  1. Banyak Mengonsumsi Gula Pengganti

Karena takut merusak diet, kita akhirnya menggunakan gula pengganti. Gula pengganti yang memiliki kalori rendah sebenarnya boleh dikonsumsi, tapi ada baiknya untuk dibatasi saja. Kalau Anda sering mengonsumsi makanan atau minuman yang manis, ketergantungan dengan gula akan susah dikendalikan.

  1. Kalori yang Masuk Terlalu Banyak

Apa pun jenis diet yang sedang Anda jalani, kalau ingin menurunkan berat badan, tubuh harus mengalami defisit. Kalau tubuh tidak mengalami defisit, kemungkinan mengalami penurunan berat badan akan kecil. Sebisa mungkin jauhi kelebihan makan meski makanan berasal dari daging atau sayuran.

  1. Sering Melakukan Cheating Day

Terus melakukan diet akan membuat seseorang mengalami kebosanan yang sangat akut. Itulah kenapa cheating dibutuhkan untuk memberikan reward atau hadiah pada tubuh setelah menjalani diet dengan sangat ketat. Dalam satu bulan boleh 1-2 kali cheating makan dan tidak boleh berkali-kali.

Sayangnya cheating ini sering sekali disalahartikan. Banyak orang makan sembarangan dalam satu hari karena dianggap bebas. Padahal cheating yang benar hanya sekali makan lalu makan selanjutnya susah kembali sesuai protokol. Jadi, perjalanan diet yang dilakukan tidak akan terlalu terganggu.

  1. Melakukan Defisit Kalori Terlalu Lama

Seseorang yang sedang menjalankan diet biasanya mengurangi asupan kalori yang masuk ke dalam tubuhnya. Normalnya dalam satu hari ada defisit sekitar 300-500 kalori untuk penurunan berat badan yang aman. Sayangnya cara ini tidak bisa dipakai terus-menerus. Kalau seseorang terus mengonsumsi makanan secara defisit, kemungkinan besar, metabolisme juga ikut anjlok.

Kalau metabolisme menurun, penurunan berat badan akan semakin sulit. Daripada terus melakukan defisit, Anda bisa makan dengan kebutuhan normal. Selanjutnya untuk membuat defisit bisa dilakukan dengan cara berolahraga. Dengan begini, fase plateau atau mandek ini bisa dicegah.

Berbagai kesalahan diet rendah karbohidrat di atas menyebabkan berat badan Anda tidak kunjung turun. Akhirnya diet yang dijalani dengan susah payah harus gagal di tengah jalan. Kalau Anda ingin menurunkan berat badan dan membuat tubuh menjadi lebih ideal, jauhi beberapa kesalahan di atas dan lakukan diet sesuai dengan protokol.