Menu Diet Nordik

Menu Diet Nordik

Diet Nordik merupakan diet yang meniru menu makan bangsa Skandinavia. Berbasis ikan, manfaat sehat diet Nordik sudah dibuktikan melalui penelitian. Diet Nordik di antaranya bermanfaat untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan diabetes tipe 2. Bahkan penelitian lainnya menyebut diet Nordik juga baik dilakukan jika kamu ingin menurunkan bobot badan.Lalu, bagaimana menu makan harian diet Nordik?. Nah berikut ini Dietbenar akan memberikan beberapa ulasan mengenai Menu Diet Nordik yang dilansir dari beberapa sumber terpercaya. Untuk itu simak ulasan yang akan kami berikan dibawah ini.

1. Gandum utuh:

Salah satu sumber karbohidrat yang kaya akan serat adalah biskuit gandum utuh. Biskuit ini akan lebih lama menjalani proses pencernaan, dibandingkan karbohidrat yang ada pada roti tawar, pastry, dan permen. Selain itu, gandum utuh pun menyediakan berbagai vitamin, mineral, dan antioksidan untuk melindungi sel-sel tubuh.

2. Buah Beri:

Buah-buahan beri menjadi ciri khas dalam diet Nordik. Mengonsumsi banyak buah beri, dipercaya mampu menjaga berat badan ideal. Selain itu, buah beri memiliki antioksidan yang disebut antosianin. Antioksidan ini berguna menjaga kesehatan pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah.

3. Sayuran Berumbi:

Wortel, kentang, dan bit merupakan sayuran berumbi yang direkomendasikan dalam meni diet Nordik. Sayuran tersebut memang tinggi kalori, tapi sekaligus kaya sehat. Sehingga, tubuh memerlukan waktu lebih lama untuk mencernanya, dan menjaga gula darah tetap stabil. Nutrisi yang terdapat dalam sayuran berumbi juga mampu melindungi sel-sel tubuh, mengurangi kolesterol, dan mengatasi infeksi.

4. Kacang-kacangan:

Selain gandum, buah beri, dan sayuran, Anda pun direkomendasikan mengonsumsi kacang-kacangan. Sebab, kacang-kacangan merupakan sumber protein, dan bisa menggantikan kalori yang biasanya Anda peroleh dari daging merah. Kacang-kacangan juga kaya akan kalsium, B6, zat besi, serta riboflavin.

5. Biji-bijian:

Seperti gandum utuh, buah beri, dan sayuran, baik kacang-kacangan maupun biji-bijian, kayak akan karbohidrat kompleks dan serat. Anda bisa menemukan manfaat zinc, potasium, dan vitamin E, dari biji-bijian.

6. Ikan Berlemak:

Ada beberapa jenis asam lemak omega-3 yang tidak bisa diproduksi oleh tubuh. Anda bisa mendapatkannya dari ikan berlemak seperti sarden, salmon, tuna, dan makarel. Asam lemak tersebut bisa menurunkan risiko penyakit jantung, menyehatkan pembuluh darah, dan mengurangi lemak dalam darah.

7. Minyak Kanola:

Anda mungkin sudah familiar dengan minyak zaitun (olive oil) yang biasa digunakan dalam diet Mditerania. Nah untuk diet Nordik, Anda disarankan memakai minyak kanola. Seperti halnya minyak zaitu, minyak kanola rendah kandungan lemak jenuh. Anda bisa mendapatkan manfaat asam alfa linoleat dan omega-3 pada minyak kanola, yang membantu melindungi otak, termasuk mencegah stroke.

Pola Makan dalam Diet Nordik

Pola makan ini telah ada sejak berabad-abad yang lalu, yang diadaptasi dari Piramida Diet Laut Baltik, dengan menambahkan rasa dan gizi di dalamnya. Versi Nordik memungkinkan Anda untuk makan masakan rumah, dengan sedikit bahan perisa dalam menunya.

Bisa dibilang diet ini mirip dengan diet Mediterania, karena merekomendasikan konsumsi ikan, sayur, dan buah-buahan ke dalam menu makanannya. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan oat atau barley, serta mengurangi asupan daging merah, gula, produk makanan berbasis susu, dan makanan olahan.

Perbedaan yang paling utama antara keduanya adalah minyak yang digunakan. Diet Nordik memakai minyak kanola, sedangkan diet Mediterania memakai minyak zaitun. Namun Anda tak perlu khawatir, karena kedua minyak tersebut sama sehatnya, dan dapat meningkatkan kolesterol baik dalam tubuh (HDL).