Manfaat Shirataki Untuk Diet

Manfaat Shirataki Untuk Diet

Manfaat Shirataki Untuk Diet

Lazimnya orang yang sedang diet, dia akan mengatur pola makan ketat. Tak jarang juga memilih diet rendah karbohidrat dan mengganti nasi putih dengan nasi merah. Sebagaimana diketahui, kandungan karbohidrat dalam nasi putih memang cukup tinggi, yakni sekitar 40,6 gram.

Nah, buat kamu yang saat ini sedang menjalani pola makan rendah kalori, ada kabar gembira nih. Terdapat sebuah beras yang hampir tidak memiliki kadar kalori di dalamnya. Yakni, beras shirataki.

Meskipun baru-baru ini menjadi perbincangan di dunia kuliner, faktanya nasi shirataki ini telah menjadi bagian dari diet orang Asia selama hampir 2000 tahun. Beda dari beras biasanya, beras shirataki terbuat dari iles-iles yang tumbuh di hutan. Iles-iles adalah umbi, sayuran yang biasanya ditemui di tengah hutan. Konon, saat masa penjajahan Jepang, umbi ini biasanya dikonsumsi sebagai pengganti nasi.

Beras ini sangat rendah karbohidrat dan kalori itu, karenanya dikonsumsi oleh wanita Jepang secara teratur agar tetap langsing. Selain bebas kalori, beras ini juga bebas kedelai dan bebas gluten, sehingga sangat bermanfaat bagi mereka yang memiliki alergi kedelai dan gluten. Soal rasa, shirataki ini memiliki rasa yang sama dengan nasi pada umunya. Yang membedakan nasi Shirataki dengan nasi biasa, yakni teksturnya yang transparan. Berikut ini kami akan memberikan anda beberapa Manfaat Shirataki Untuk Diet  :

1. Shirataki terbuat dari bahan alami

Shirataki merupakan salah satu makanan sehat yang terbuat dari iles-iles atau umbi dan sayuran yang tumbuh di tengah hutan. Shirataki sering banget menjadi bahan masakan Jepang. Hhmmm, apa karena ini ya tingkat obesitas di Jepang termasuk rendah?

2. Ada dua jenis olahan shirataki yang bisa kamu pilih

Sebagai pengganti nasi putih dan mie instan yang sering kita konsumsi sehari-hari, shirataki juga tersedia dalam dua jenis lho, yaitu dalam bentuk nasi dan mie. Jadi kamu bisa pilih, mau yang mana untuk dijadikan sebagai makanan pokok. Bisa juga mengonsumsinya dengan sistem bergantan. Kamu lebih suka bentuk nasi atau mie, nih?

3. Shirataki ternyata sudah ada sejak lama lho!

Mungkin kamu baru mendengar istilah shirataki belakangan ini. Tapi ternyata, orang Asia sudah mengonsumsi shirataki sejak 2.000 tahun yang lalu sebagai makanan diet. Dulunya juga sempat dijadikan makanan saat perang, lho.

4. Shirataki beneran bikin langsing

Shirataki ini ternyata benar-benar cocok buat kamu yang mau mengurangi berat badan, karena 100 gram shirataki mengandung 15 kalori; 0,02 gram lemak; 3,44 gram karbohidrat; 0,19 gram protein.

Kandungan airnya cukup banyak, yakni sekitar 97 persen. Seratnya pun tinggi sehingga akan membuatmu kenyang lebih lama.

5. Cocok juga buat penderita diabetes

Selain mampu menurunkan berat badan karena rendah kalori dan tinggi serat, shirataki dipercaya bisa menurunkan kadar gula dalam darah, sehingga baik untuk penderita diabetes. Ada pula kandungan glucomannan yang bisa mengontrol penyerapan glukosa ke tubuh, gula darah kamu jadi lebih stabil deh.

6. Bisa diolah dengan berbagai macam cara

Warnanya putih transparan dan rasanya yang hambar membuat shirataki mudah diolah menjadi makanan apa saja, apalagi dipadukan dengan beragam bumbu dan lauk. Misalnya seperti soyu dan saus tiram.

7. Artis juga ada yang mengonsumsi shirataki lho!

Di kalangan artis, shirataki bukan lagi hal baru. Salah satu yang mengonsumsinya yakni Bambang Reguna Bukit alias Bams. Dia sedang menjalankan diet calorie counting. 

Nah, kamu sendiri ada rencana untuk mengganti nasi dengan shirataki gak, nih? Tak ada salahnya mencoba biar lebih sehat dan bisa membantu program dietmu jadi lebih mudah.