Kunci Membentuk Tubuh Atletis

Kunci Membentuk Tubuh Atletis

Diet , cara menurunkan berat badan , tips diet , makanan diet , minuman diet , diet dengan cara sehat , makanan yang dapat menurunkan berat badan , hindari minuman yang mengagalkan diet , tips olahraga mengecilkan perut , Pantangan Diet Buah Plum , Cara Sehat Berat Badan Turun Drastis , Manfaat Bersepeda Untuk Diet , Cara Mudah Turunkan Berat Badan Tanpa Lapar , Manfaat Lompat Tali Untuk Diet , Cara Menahan Nafsu Makan , Makanan Ringan Yang Tidak Bikin Gemuk , Cara Melakukan Diet Pisang , Menu Makan Malam Antigemuk , Kunci Membentuk Tubuh Atletis , Makanan Sehat Untuk Diet

Kunci Membentuk Tubuh Atletis

Memiliki badan atletis bisa jadi dambaan banyak orang dan bakal meningkatkan rasa percaya diri saat tampil di depan publik. Memang upaya itu tak semudah membalikkan telapak tangan. Butuh olahraga dan proses dengan sungguh-sungguh dan rutin.

Melatih otot di tempat pusat kebugaran paling banyak dilakukan, apalagi disertai dengan suplemen fitness untuk mempercepat pembentukan otot. Pergi ke tempat fitness tentu tidak gratis bahkan cukup menguras dompet, maka tak banyak orang bisa melakukan.

Kalau bujet terbatas, Anda tidak usah putus asa. Memiliki tubuh atletis tidak harus melakukan pusat kebugaran, latihan pembentukan otot atau badan dapat dilakukan di rumah. Asalkan ada kemauan, memiliki badan atletis tetap bisa Anda wujudkan. Nah berikut ini kami akan memberikan anda Kunci Membentuk Tubuh Atletis :

Asupan Nutrisi agar Tubuh Atletis

Berikut beberapa jenis makanan penunjang yang akan mendukung asupan nutrisi untuk tubuh atletis:

  • Sumber karbohdirat
    Karbohidrat penting untuk membentuk tubuh atletis karena merupakan sumber energi berupa glukosa, yang dibutuhkan saat berolahraga atau melakukan aktivitas fisik lain. Glukosa ekstra dalam bentuk glikogen akan disimpan dalam otot dan hati sebagai cadangan energi. Pada aktivitas yang membutuhkan banyak energi dengan cepat, tubuh mengandalkan glikogen tersebut. Bagi orang yang berolahraga setiap hari, disarankan untuk mengonsumsi karbohidrat sebanyak 50-60 persen dari menu harian. Hal ini akan mendukung kondisi kesehatan, berat badan, serta kemampuan fisik. Sumber karbohidrat yang bisa Anda konsumsi seperti sereal, nasi, kentang, pasta, roti, buah-buahan, dan biji-bijian utuh.
  • Sumber protein
    Fungsi protein dalam tubuh yaitu membangun sekaligus memperbaiki jaringan tubuh, termasuk otot, meski juga digunakan sebagai sumber energi. Contoh sumber protein adalah daging tanpa lemak, daging unggas, telur, kacang-kacangan, susu rendah lemak, dan lainnya. Seberapa banyak asupan protein per hari sangat tergantung dari berat badan, sekaligus aktivitas fisik dan olahraga yang dilakukan. Jumlah protein yang direkomendasikan yakni dalam kisaran 15-20 persen dari menu sehari-hari. Untuk mempertahankan berat badan, asupan protein sebanyak 70 gram per hari dirasa sudah cukup.
    Namun jika berniat menambah massa otot, diperlukan asupan protein yang lebih banyak, yakni sekitar 2 gram per kilogram berat badan per hari. Jika berat badan Anda 80 kg, maka asupan protein untuk menambah massa otot adalah sekitar 160 gram per hari.
  • Sumber lemak
    Lemak memang perlu dikurangi jika ingin membentuk tubuh atletis, tapi bukan berarti tidak dikonsumsi sama sekali. Usahakan mencukupi kebutuhan lemak kurang lebih sebanyak 20 persen dari asupan sehari-hari. Kekurangan lemak tidak hanya memengaruhi tampilan tubuh atletis, namun juga dapat menyebabkan gangguan penyerapan jenis vitamin tertentu. Sumber lemak baik yang bisa Anda konsumsi, antara lain kacang almond, kacang-kacangan, alpukat, minyak zaitun, dan ikan yang mengandung omega-3.
  • Sumber vitamin dan mineral
    Meski vitamin dan mineral tidak menyediakan energi, namun fungsinya penting untuk membentuk tulang kuat dan membawa oksigen ke seluruh tubuh. Beberapa jenis mineral juga sangat penting karena dapat memengaruhi kadar cairan dalam tubuh dan kinerja otot. Jika perlu, konsumsi multivitamin secara teratur sesuai anjuran dokter.
  • Memenuhi kebutuhan cairan
    Asupan air sangat penting untuk menjaga suhu tubuh dan untuk mencegah dehidrasi. Sebelum berolahraga, disarankan minum kurang lebih dua gelas. Selama dan setelah berolahraga, disarankan untuk terus minum air setiap 15-20 menit sekitar satu gelas. Jika aktivitas membuat Anda banyak berkeringat, penggantian cairan tubuh dengan cairan elektrolit juga diperlukan. Bahkan, cairan harus terus diminum meski tidak lagi merasa haus. Salah satu tanda cukupnya asupan air pada tubuh adalah warna urine yang cerah atau bening.

Untuk membentuk tubuh atletis, konsultasikan pola olahraga dan nutrisi yang tepat dengan dokter, terutama bagi Anda yang memiliki kondisi medis tertentu.