Kebiasaan Pengganggu Metabolisme

Kebiasaan Pengganggu Metabolisme

Image result for Metabolisme

Jika Anda tidak cukup mengonsumsi karbohidrat, tingkat glikogen Anda akan terlalu rendah dan Anda tidak akan memiliki energi untuk berolahraga dengan intens.” Akibatnya, Anda akan membakar kalori lebih sedikit selama latihan serta pasca-latihan. Konsumsilah satu porsi karbohidrat (sekitar ukuran satu separuh batok kelapa) seperti oatmeal, beras merah, atau ubi jalar. beberapa makanan tersebut dapat melancarkan pencernaan , Tetapi pada bahasan berikut ini kami akan membahas seputar Kebiasaan Pengganggu Metabolisme .

1. Salah memilih jenis olahraga

Salah satu penyebab diet gagal adalah salah memilih jenis olahraga. Setiap olahraga memiliki kegunaan yang berbeda. Sekalipun dapat membakar kalori, rutinitas olahraga yang salah tentu tidak akan membawa hasil yang optimal.

Anda bisa mengatasi hal ini dengan menerapkan high intensity interval training (HIIT). Caranya, lakukan olahraga kardio, seperti berlari dan lompat tali dalam waktu singkat, yakni sekitar 10 detik hingga 5 menit sesuai jenis olahraga.

Lakukan olahraga tersebut sekuat yang Anda bisa, lalu selingi dengan istirahat. Durasi istirahat tergantung pada durasi olahraga yang Anda lakukan. Jika sebelumnya Anda berlari sprint selama 20 detik, selingi dengan istirahat selama 10 detik.

2. Tidak mencukupi asupan makanan

Mengurangi asupan makanan secara drastis justru akan memperlambat laju metabolisme tubuh. Akibatnya, jumlah kalori yang dibakar pun menjadi sedikit. Inilah yang menjadi salah satu penyebab diet gagal tapi Anda tidak menyadarinya.

Meski sedang berupaya menurunkan berat badan, usahakan untuk tetap makan. Yang harus diperhatikan justru pilihan makanannya. Pilihlah makanan alami dengan gizi seimbang seperti ikan, telur, sayur dan buah, daging rendah lemak, alpukat, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

3. Mengonsumsi camilan tinggi karbohidrat olahan

Cermatlah dalam memilih camilan, jus detoks, atau produk rendah kalori yang diperuntukkan bagi orang-orang yang sedang menjalani diet. Produk-produk ini biasanya tinggi akan karbohidrat olahan dan menjadi penyebab utama diet Anda gagal.

Karbohidrat olahan dapat meningkatkan gula darah dan menurunkannya kembali dengan cepat. Kondisi ini membuat Anda mudah merasa lapar. Akibatnya, Anda cenderung makan lebih banyak sehingga mengacaukan laju metabolisme yang berlangsung.

4. Kurang tidur

Waktu tidur yang kurang juga bisa menjadi penyebab gagal diet. Selama tidur, tubuh Anda memproduksi hormon yang disebut melatonin. Hormon ini meningkatkan laju metabolisme serta lemak tertentu yang berperan dalam pembakaran energi.

Melatonin tidak bisa berfungsi secara optimal jika waktu tidur Anda kurang. Laju metabolisme akhirnya menurun drastis, begitu pula dengan jumlah kalori yang dibakar. Dampaknya, sulit bagi Anda untuk menurunkan berat badan.

Setelah mengetahui berbagai penyebab yang tanpa disadari membuat diet Anda gagal, tentu kini Anda akan lebih cermat dalam menjalankannya.

Tidak ada cara mudah ataupun praktis untuk menurunkan berat badan. Anda perlu melakukannya secara perlahan, diawali dengan memahami kebiasaan apa saja yang dapat mengganggu laju metabolisme dan menghindarinya.

Seimbangkan jumlah kalori yang masuk ke tubuh Anda dengan yang keluar. Setiap makanan yang masuk perlu diimbangi dengan olahraga yang membakar kalori. Lengkapi hari Anda dengan tidur yang cukup agar diet tak hanya sukses, tapi juga menyehatkan.