Jenis Kacang Yang Bagus Untuk Diet

Jenis Kacang Yang Bagus Untuk Diet

Menjalani diet untuk menurunkan berat badan sudah sangat lazim dilakukan oleh banyak orang atau bahkan malah diri kita sendiri dan juga orang-orang di sekitar kita.

Dalam proses perjalanan diet menurunkan berat badan, penting sekali untuk memakan makanan yang tepat dalam jumlah porsi yang tepat pula. Nah, kacang-kacangan disebut menjadi salah satu makanan yang tepat untuk dikonsumsi.

Kacang-kacangan hadir dengan kandungan nutrisi yang tinggi, penuh dengan berbagai jenis vitamin, mineral, lemak, protein, dan juga serat. Kacang-kacangan juga dikenal bisa membantu untuk mengurangi berat badan dengan hadirnya kandungan serat dan protein yang ada di dalamnya. Berikut ini kami akan memberikan beberapa Jenis Kacang Yang Bagus Untuk Diet.

1. Kacang Almond

Di Balik Rasanya yang Gurih, 6 Jenis Kacang Ini Juga Bagus untuk Diet

Memakan kacang almond akan membuat rasa kenyang lebih lama sehingga bagus untuk dijadikan cemilan saat diet. Nutrisi yang ada di dalam kacang almond bermanfaat untuk membantu menurunkan berat badan karena mengandung serat, lemak tak jenuh dan juga protein.

Untuk hasil terbaik, makan almond sebelum pergi ke gym atau melakukan beberapa sesi olah raga. Almond, kaya akan asam amino L-arginine yang dapat membantu membakar lebih banyak lemak dan karbohidrat.

2. Kacang Brazil

Di Balik Rasanya yang Gurih, 6 Jenis Kacang Ini Juga Bagus untuk Diet

Kacang Brasil merupakan sumber selenium mineral yang sangat kaya. Selenium memainkan peran penting dalam metabolisme, kekebalan tubuh, serta kesehatan reproduksi dan penyerapan vitamin E.  Asam lemak tak jenuh tunggal membantu mengendalikan kolesterol jahat atau LDL serta meningkatkan kolesterol baik atau HDL dalam tubuh.

Kacang Brasil juga mengandung nutrisi seperti seng, potassium, riboflavin dan magnesium. Pastikan kamu hanya mengkonsumsi hanya lima sampai enam kacang sehari, karena kadar selenium yang tinggi bisa berbahaya bagi tubuh.

3. Kacang Pistachio

Di Balik Rasanya yang Gurih, 6 Jenis Kacang Ini Juga Bagus untuk Diet

Pistachio rendah kalori dan tinggi akan protein, potasium dan serat. Kacang yang banyak ditemukan di Turki ini mengandung asam lemak tak jenuh tunggal yang membantu mengendalikan kolesterol dan dapat membantu menurunan berat badan. Kacang ini juga mampu memberikan cadangan energi yang dapat membuatmu lebih aktif.

4. Kacang Kenari

Di Balik Rasanya yang Gurih, 6 Jenis Kacang Ini Juga Bagus untuk Diet

Kacang kenari dipercaya dapat menurunkan kolesterol jahat LDL dan trigliserida pemicu penyakit kardiovaskular, stroke, dan serangan jantung berkat kandungan asam lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda yang terdapat di dalamnya. Kandungan asam lemak tak jenuh ini juga mampu mengelola berat badan serta mengurangi penumpukan lemak dan kolesterol di dalam hati.

5. Kacang Tanah

Di Balik Rasanya yang Gurih, 6 Jenis Kacang Ini Juga Bagus untuk Diet

Mengonsumsi kacang tanah secara teratur mampu meningkatkan metabolsime tubuh hingga membuat tubuh lebih berenergi dan mampu membakar lebih banyak timbunan lemak. Protein dan serat yang terkandung di dalamnya membuat kamu merasa lebih cepat kenyang dan mempertarankan rasa kenyang ini untuk waktu yang lama. Jadi kamu akan terhindar dari keinginan untuk ngemil secara berlebihan. Kacang tanah memiliki kandungan gula yang sangat rendah sehingga dapat dijadikan alternatif sebagai menu camilan yang sehat.

6. Kacang Mete

Di Balik Rasanya yang Gurih, 6 Jenis Kacang Ini Juga Bagus untuk Diet

Kandungan lemak dalam kacang mete 75 persennya adalah lemak tak jenuh sehingga lebih sehat untuk tubuh.  Lemak baik ini membuat kacang mete dapat membantu menurunkan berat badan dan memberikan lebih banyak energi pada tubuh. Selain itu kacang mete juga mengandung serat dalam jumlah yang tinggi.

Keenam kacang ini dapat kamu jadikan cemilan dalam program dietmu atau dijadikan campuran dari menu makanan. Tapi ingat, hindari konsumsi kacang-kacang ini melebihi porsi yang seharusnya. Selain itu kacang-kacang ini lebih baik dimasak dengan proses dipanggang agar nutrisi yang ada di dalamnya tetap terjaga.