Efek Kelebihan Protein Pada Tubuh

Efek Kelebihan Protein Pada Tubuh

Diet , cara menurunkan berat badan , tips diet , makanan diet , minuman diet , diet dengan cara sehat , makanan yang dapat menurunkan berat badan , hindari minuman yang mengagalkan diet , tips olahraga mengecilkan perut , Pantangan Diet Buah Plum , 14 Latihan Sirkuit Membakar 1000 Kalori , Buah Yang Tidak Boleh Dimakan Saat Diet , Cara Membuat Sup Pembakar Lemak , Pantangan Diet Garam , Cara Menguruskan Badan Tanpa Olahraga , Pantangan Makanan Diet OCD , Cara Diet Untuk Anak Obesitas , Makanan Karbo Komplex , Cara Membuat Bubur Kentang Untuk Diet , Cara Diet Dengan Susu , Cara Diet Dengan Susu Kedelai , Jamu Untuk Menurunkan Berat Badan , Manfaat Teh Pahit Untuk Diet , Manfaat Garcia Untuk Diet , Khasiat Mengkudu Untuk Diet , Buah Yang Mengenyangkan Saat Diet , Khasiat Mangga Untuk Diet , Manfaat Olahraga Side plank , Makanan Rendah Kalori Tinggi Protein , Khasiat Daun Jati Cina Untuk Diet , Diet Tanpa Olahraga , Khasiat Daun Peterseli Untuk Diet , Diet Puasa Untuk Menurunkan Berat Badan , Khasiat Daun Singkong Untuk Diet , Diet Raw Food , Manfaat Edamame Untuk Diet Sehat , Fakta Minyak Kelapa Untuk Diet , Khasiat Buah Delima Untuk Diet , Ragam Olahraga Untuk Diet Yang Maksimal , Tips Mengecilkan Perut Dalam Waktu Singkat , Diet Yang Menyehatkan Dan Menurunkan BB , Rahasia Diet Member BLACKPINK , Efek Samping Diet Lemon , Metode Cepat Turunkan BB Dalam 7 Hari , Cara Diet Sehat ala Anak Kos , Pilihan Terbaik Sayuran Untuk Diet , Cara Menghilangkan Lemak Di Leher , Makanan Penurun Berat Badan Super Cepat , 20 Olahraga Menurunkan Berat Badan , 20 Olahraga Mengecilkan Perut , 10 Makanan Yang Bikin Gemuk , 10 Olahraga Mengecilkan Paha , Olahraga Mengecilkan Lengan , Bahaya Obesitas Terhadap Kesehatan , Penyakit Akibat Kekurangan Lemak , Bahaya Korset Pelangsing , Bahaya Sedot Lemak Bagi Tubuh , Akibat Kelebihan Lemak Dalam Tubuh , Efek Kelebihan Protein Pada Tubuh , Sayuran Untuk Diabetes , Makanan Untuk Mencegah Diabetes , Efek Samping Obat Pelangsing , Bahaya Lemak Di Perut Bagi Tubuh

Efek Kelebihan Protein Pada Tubuh

Protein adalah nutrisi terpenting bagi tubuh yang berguna sebagai sumber energi, bekerja sebagai neurotransmiter dan pembawa oksigen dalam darah (hemoglobin). Kecukupan protein bagi tubuh (45-55 gram sehari) bisa kita penuhi dengan mengkonsumsi daging, ikan, telur, serangga (yang bisa dimakan), susu, biji dan kacang-kacangan, roduk kedelai, ekstrak jamur dan masih banyak lagi sumber protein lainnya. Tak sedikit orang yang memilih memperbanyak asupan protein dan mengurangi lemak serta karbohidrat untuk menurunkan berat badan. Pada dasarnya diet ini memang efektif menurunkan berat badan, tetapi tidak direkomendasikan dilakukan dalam jangka panjang. Berikut ini kami akan membahas mengenai Efek Kelebihan Protein Pada Tubuh .

1. Berat Badan Meningkat

Jumlah protein yang baik akan membantu tubuh tetap sehat, tapi jika terlalu banyak mengkonsumsi protein maka bisa menyebabkan berat badan meningkat. Dalam 1 gram protein mengandung sekitar 4 kalori yang berarti bahwa jumlah kalori akan meningkat ketika konsumsi protein juga menjadi lebih tinggi. Karena itu perlu membatasi jumlah protein harian agar sesuai dengan kebutuhan tubuh.

peningkatan berat badan ini juga bisa terjadi karena :

  • konsumsi makanan yang bikin gemuk
  • konsumsi makanan penambah berat badan
  • konsumsi makanan pembentuk otot

2. Merusak Hati dan Otak

Akibat kelebihan protein juga bisa membuat kerusakan berbahaya pada organ otak, hati dan sistem syaraf. Hal ini terjadi ketika kita mengkonsumsi protein maka tubuh akan menghasilkan racun yang akan diproses oleh hati. Tapi jika konsumsi terlalu berlebihan maka bisa menyebabkan penumpukan racun dalam hati. Bahkan racun yang terlalu banyak juga akan merusak aliran darah dalam tubuh. Jika kerusakan terjadi secara terus menerus maka fungsi hati dan otak menjadi tidak seimbang.

Kerusakan hati dan otak ini juga bisa terjadi karena :

  • zat aditif pada makanan
  • bahaya makan kerupuk putih
  • bahaya minuman energi

3. Meningkatkan Kolesterol

Protein yang didapatkan dari hewan juga bisa menjadi makanan yang mengandung kolesterol bagi tubuh. Kolesterol dapat menyebabkan pengerasan arteri sehingga meningkatkan resiko penyakit jantung. Karena itu bagi orang yang melakukan diet dan khusus mengkonsumsi makanan dari sumber protein hewani juga harus waspada dengan beberapa resiko ini.

Kolesterol tinggi ini juga bisa mengakibatkan :

  • bahaya asam urat
  • gula darah tinggi
  • penyebab darah tinggi

4. Kerusakan Ginjal

Ginjal dalam tubuh berfungsi untuk menyaring semua jenis zat atau limbah yang dihasilkan oleh organ lain. Jika mengkonsumsi terlalu banyak protein maka ginjal akan bekerja lebih berat. Ada banyak jenis zat buangan protein seperti racun yang harus disaring oleh ginjal. Kondisi ini sering ditemukan pada orang yang sering mengkonsumsi protein hewani dalam jumlah yang tinggi.

Gangguan ginjal ini juga bisa diakibatkan karena :

  • bahaya makan mie instan
  • efek samping allopurinol
  • efek samping cuci darah

5. Menyebabkan Dehidrasi

Dehidrasi atau kekurangan cairan bisa menjadi salah satu masalah kesehatan yang berat untuk orang yang terlalu banyak mengkonsumsi protein. Bahaya kelebihan protein akan membuat tubuh melakukan kerja yang lebih berat terutama untuk pembangunan jaringan tubuh. Hal inilah yang menyebabkan konsumsi protein akan membuat tubuh membutuhkan air dalam jumlah yang banyak. Konsumsi protein tinggi tanpa disertai jumlah air mineral yang tepat akan menyebabkan dehidrasi.

Kondisi lainnya yang bisa menyebabkan dehidrasi ini yakni :

  • akibat kurang minum air putih
  • bahaya minum teh
  • bahaya kopi

6. Jumlah Kalsium Rendah

Protein yang terlalu tinggi dalam tubuh dapat menyebabkan produksi asam yang terlalu tinggi. Produksi asam yang terlalu tinggi dapat menyebabkan kemampuan tulang menyerap kalsium menjadi lebih rendah. Akhirnya tubuh akan mengalami bahaya kekurangan kalsiumyang bisa meningkatkan resiko penyakit tulang dan berbagai masalah lain yang berhubungan dengan kebutuhan kalsium untuk tubuh. Tanda-tanda dari kekurangan kalsium karena konsumsi protein yang berlebihan adalah rasa sakit pada pergelangan tangan.

Untuk mengatasi masalah kurangnya konsumsi kalsium ini bisa dengan :

  • mengkonsumsi makanan yang mengandung kalsium
  • mengkonsumsi buah yang mengandung kalsium

7. Resiko Kanker

Konsumsi berbagai jenis sumber protein dari hewan bisa meningkatkan resiko penyakit kanker yang lebih tinggi. Penumpukan lemak dari sumber protein memicu munculnya radikal bebas yang menyebabkan pertumbuhan sel normal menjadi kanker.

Resiko kanker bisa juga disebabkan oleh :

  • bahaya obesitas
  • bahaya asap rokok
  • bahaya daging asap

8. Mengurangi Ketosis

Banyak orang yang mengurangi konsumsi karbohidrat dan lemak karena mengkonsumsi tinggi protein. Jika hal ini dilakukan secara terus-menerus maka bisa mengurangi jumlah ketosis yang dihasilkan oleh tubuh. Hal ini akan menyebabkan masalah kesehatan pada tubuh yang sering ditandai dengan tubuh menjadi lebih lemah, otot berkembang tapi tidak berfungsi dengan baik dan berbagai masalah kekebalan tubuh.

9. Tinggi Asam Urat

Konsumsi protein yang terlalu tinggi juga bisa menyebabkan peningkatan asam urat. Konsumsi protein dari sumber hewan memiliki resiko lebih tinggi terkena gejala asam urattinggi. Hal ini terjadi karena protein dari hewan bisa menjadi sumber lemak dan meningkatkan jumlah kolesterol. Asam urat terpengaruh oleh jumlah kolesterol yang tinggi sehingga terlihat seperti penyakit komplikasi.

10. Masalah Keseimbangan Makronutrien untuk Tubuh

Berbagai jenis makanan yang mengandung protein tinggi bisa membuat tubuh menjadi lebih kuat. Namun jika kebiasaan ini dilakukan secara terus menerus maka keseimbangan nutrisi mikro dan makro akan menjadi tidak seimbang. Keseimbangan zat makro dan mikro untuk tubuh memang sangat penting karena mengendalikan sistem dalam tubuh termasuk untuk fungsi organ, otot dan jaringan tubuh.

Tips Mengendalikan Konsumsi Protein

Protein yang penting untuk memelihara dan mengembangkan jaringan tubuh seharusnya didapatkan seimbang dari sayuran dan sumber hewani. Jadi anda bisa mengikuti beberapa cara dibawah ini untuk mengendalikan jumlah protein bagi tubuh.

  • Pilih jenis daging seperti daging yang tidak mengandung lemak. Pilih jenis daging organik yang tidak mengandung protein buatan untuk ternak.
  • Mendapatkan protein dari bubuk protein khusus juga bisa anda lakukan. Namun konsumsi bubuk protein hendaknya juga dilakukan sesuai dengan asupan yang dibutuhkan oleh tubuh.
  • Konsumsi berbagai jenis sumber protein dari sayuran seperti kecambah, biji-bijian dan madu.

Konsumsi protein yang seimbang untuk tubuh menjadi pola konsumsi nutrisi yang seimbang. Anda bisa membuat jadwal khusus untuk mengukur jumlah protein yang dibutuhkan oleh tubuh. Untuk menjaga keseimbangan protein sebaiknya kita mengkonsumsi protein dari hewan maupun tumbuhan.