Cara Makan Sehat Untuk Pekerja Kantoran

Cara Makan Sehat Untuk Pekerja Kantoran

Diet , cara menurunkan berat badan , tips diet , makanan diet , minuman diet , diet dengan cara sehat , makanan yang dapat menurunkan berat badan , hindari minuman yang mengagalkan diet , tips olahraga mengecilkan perut , Pantangan Diet Buah Plum , 14 Latihan Sirkuit Membakar 1000 Kalori , Buah Yang Tidak Boleh Dimakan Saat Diet , Cara Membuat Sup Pembakar Lemak , Pantangan Diet Garam , Cara Menguruskan Badan Tanpa Olahraga , Pantangan Makanan Diet OCD , Cara Diet Untuk Anak Obesitas , Makanan Karbo Komplex , Cara Membuat Bubur Kentang Untuk Diet , Cara Diet Dengan Susu , Cara Diet Dengan Susu Kedelai , Jamu Untuk Menurunkan Berat Badan , Manfaat Teh Pahit Untuk Diet , Manfaat Garcia Untuk Diet , Khasiat Mengkudu Untuk Diet , Buah Yang Mengenyangkan Saat Diet , Khasiat Mangga Untuk Diet , Manfaat Olahraga Side plank , Makanan Rendah Kalori Tinggi Protein , Khasiat Kayu Manis Untuk Diet , Manfaat Jahe Dan Sereh Untuk Diet , Gerakan Pilates Untuk Pemula , Olahraga Mengecilkan Perut Di Rumah , Daftar Makanan Berkalori Rendah , Cara Makan Sehat Untuk Pekerja Kantoran , Cara Menghitung Kalori Makanan , Manfaat Diet Alkaline , Fakta Dan Mitos Diet Sehat , Khasiat Lada Hitam Untuk Diet , Bahaya Diet Mayo , Jenis Diet Berbahaya Yang Jarang Diketahui , Manfaat Kangkung Untuk Diet , Manfaat Bengkoang Untuk Diet

Cara Makan Sehat Untuk Pekerja Kantoran

Sebagai pekerja yang tiap hari harus bekerja di kantor, sering kali kita melupakan cara mengatur pola makan sehat. Godaan untuk jajan atau mengonsumsi makanan siap saji begitu besar.

Setahun, dua tahun, hal itu tak berpengaruh banyak pada tubuh kita. Tapi, perlahan tapi pasti, pola makan seperti itu akan berefek buruk pada tubuh. Satu ciri utama yang paling bisa dilihat adalah melarnya celana kita akibat tak mampu menahan desakan perut.

Sebelum makin parah – dan memengaruhi kesehatan kita, segera atasi dengan mengatur pola makan keseharian kita. Berikut ini kami akan memberikan anda  Cara Makan Sehat Untuk Pekerja Kantoran :

  1. Membiasakan sarapan
    Biasakan mengawali hari dengan sarapan, sebelum memulai aktivitas. Pilih sarapan dengan gizi seimbang, yaitu cukup protein, karbohidrat, serat, serta rendah lemak dan gula. Contoh sarapan yang baik adalah nasi dengan telur rebus atau telur dadar dan sayur. Boleh ditambah dengan tahu atau tempe. Bisa juga sarapan dengan roti gandum berisi telur dan selada. Sempitnya waktu di pagi hari menyebabkan para pekerja kantoran kadang melewatkan waktu sarapan, atau mengonsumsi makanan instan dan makanan yang tidak seimbang nilai gizinya, yaitu makanan yang tinggi karbohidrat, lemak dan gula, serta kurang protein dan Misalnya nasi uduk, lontong sayur, atau bubur ayam. Jika tidak memungkinkan untuk menyiapkan sarapan sendiri, cara menyiasatinya adalah dengan membeli sarapan jadi, lalu menambahkan protein ke dalamnya, misalnya telur, tahu, atau tempe. Kemudian, cukupi asupan serat dengan mengonsumsi buah.
  2. Makan siang teratur dan membawa bekal sendiri
    Membawa bekal sendiri untuk makan siang memang membutuhkan usaha ekstra. Tapi dengan menyiapkan bekal makan siang sendiri, kita bisa mengukur jumlah makanan yang dibawa dan menentukan jenis makanannya. Dengan begitu, jumlah makanan yang kita makan tidak dipengaruhi oleh rasa lapar, dan jenis makanan tidak dipengaruhi oleh godaan dari lingkungan sekitar. Perlu diingat juga, makanlah pada jam-jam makan yang teratur. Dengan mematuhi jam-jam makan, Anda dapat terhindar dari rasa lapar dan ngemil di luar jam makan.
  3. Membawa camilan sehat
    Camilan sehat diperlukan di antara jam makan agar kadar gula darah tetap terjaga, sehingga Anda tidak akan kelaparan dan makan berlebihan pada jam makan berikutnya. Camilan sehat berupa makanan dengan kadar gula, garam, dan lemak minimal, mengandung protein, dan kalau bisa, juga mengandung serat. Contoh camilan sehat adalah buah-buahan atau kacang-kacangan.
  4. Meningkatkan asupan air putih
    Cukupi kebutuhan cairan dengan minum air secara teratur. Minumlah hanya air putih. Hindari minum minuman yang ditambahkan gula, baik minuman kemasan maupun minuman lain yang sengaja Anda tambahkan gula sesuai selera.
  5. Membiasakan makan malam
    Tentu saja penting untuk menutup hari dengan makan malam. Makan malam yang teratur dapat membantu tubuh untuk tidur lebih nyenyak di malam hari. Meskipun ingin menurunkan berat badan, tetap makan malam secukupnya dengan gizi yang seimbang, jangan tidak makan malam sama sekali.
  6. Mengurangi konsumsi minuman manis
    Mengonsumsi minuman manis, terutama saat cuaca panas, memang menyegarkan. Tetapi tahukah Anda bahwa asupan gula yang berlebihan tidak baik untuk tubuh dan berisiko menimbulkan diabetes? Pada tahun 2018, lebih dari 10% penduduk Indonesia menderita diabe
    Asupan gula yang dianjurkan per harinya adalah 5% dari kebutuhan kalori harian, atau 20 gram (setara dengan 4 sendok teh). Ini sudah termasuk gula yang ditambahkan ke dalam makanan dan minuman. Cara paling mudah mengurangi asupan makanan dan minuman manis adalah membatasi konsumsi makanan dan minuman kemasan yang umumnya mengandung gula tambahan. Sebisa mungkin, pilih makanan atau minuman kemasan dengan gula yang minimal. Jika ingin menambahkan rasa manis pada makanan atau minuman, gunakan pemanis buatan rendah kalori, tetapi tetap dalam jumlah sewajarnya.
  7. Mengurangi konsumsi makanan asin
    Asupan garam yang tinggi dapat menyebabkan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Dalam kurun waktu 5 tahun, penderita hipertensi di Indonesia meningkat lebih dari 8%.
    Asupan garam yang dianjurkan adalah 2300 mg natrium (setara dengan 1 sendok teh garam dapur) per hari. Cara termudah mengurangi asupan garam adalah menghindari makanan yang diasinkan atau diawetkan.
  8. Mencukupi asupan serat
    Asupan serat yang cukup dapat membantu mempertahankan rasa kenyang lebih lama, memperlancar buang air besar, dan menurunkan kadar kolesterol. Serat dapat diperoleh dari sayur, buah, dan agar-agar. Cukupi asupan serat dengan mengonsumsi minimal 5 porsi sayur dan buah setiap harinya. Satu porsi sayur dan buah setara dengan satu mangkuk kecil.

Seperti telah disebutkan di atas, jenis pekerjaan dan tingkat kesibukan yang tinggi menyebabkan kurangnya aktivitas fisik pada pekerja kantoran, sehingga turut memicu timbulnya obesitas. Aktivitas fisik bukan hanya berupa olahraga di gym atau olahraga dengan kostum lengkap. Kegiatan sehari-hari yang melibatkan gerakan tubuh secara aktif juga termasuk aktivitas fisik. Aktivitas fisik bisa ditingkatkan mulai dari hal-hal sederhana, misalnya tidak menggunakan lift saat akan naik atau turun lantai, melainkan menggunakan tangga. Anda juga bisa berjalan kaki ke tempat kerja, dengan memarkir kendaraan atau turun dari kendaraan umum sedikit lebih jauh dari pintu masuk kantor.

Tidak ada alasan untuk tidak bisa hidup sehat. Pekerja kantoran dengan segudang aktivitas dan keterbatasan waktu juga bisa menerapkan pola hidup yang sehat. Jika ingin tetap produktif, sayangi dan jaga kesehatan tubuh Anda.