Bahaya Korset Pelangsing

Bahaya Korset Pelangsing

Image result for Korset

Untuk mengusahakan tubuh ramping, berbagai cara pun ditempuh. Salah satunya dengan memakai korset. Akhir-akhir ini memang kemunculan korset atau waist trainer sedang marak. Ini berkat selebriti-selebriti papan atas Hollywood yang memprakarsai tren pakai korset untuk membentuk pinggang yang ramping.

Namun, apakah sering pakai korset aman bagi kesehatan? . Nah berikut ini kami akan memberikan anda apasaja Bahaya Korset Pelangsing :

1. Dapat mengakibatkan sesak nafas

Pemakaian korset dapat menghambat masuknya udara ke dalam paru-paru, sehingga hal tersebut dapat menyebabkan penurunan kapasitas kerja organ paru-paru yang dapat mengakibatkan pemakainya kesulitan dalam bernafas, bernafas lebih pendek yaitu hanya sebatas bagian paru-paru atas saja. Selain itu, juga dapat menimbulkan efek pusing dan sakit kepala pada si pemakai.

2. Dapat mengakibatkan susah bergerak

Akibat terhambatnya udara memasuki paru-paru, serta penggunaan korset yang memberikan efek penekanan terhadap anggota tubuh, terutama bagian perut dan pinggang. Hal ini dapat mengakibatkan si pemakai susah atau merasa tidak nyaman saat bergerak.

3. Memicu gangguan batuk

Seperti penjelasan diatas bahwa pemakaian korset dapat menghambat masuknya udara ke dalam paru-paru. Hal ini akan memicu timbulnya lendir dan dapat mengakibatkan gangguan batuk pada si pemakai.

4. Menimbulkan alergi pada kulit

Bagi mereka yang memiliki kulit sensitif, pemakaian korset justru dapat menimbulkan masalah kulit. Bahaya korset bisa minumbulkan rasa gatal, ruam merah, iritasi, hingga timbulnya peradangan pada kulit.

5. Gangguan pencernaan

Penggunaan korset memang bisa memberikan kesan ukuran pinggang menjadi lebih kecil dan ramping. Namun hal tersebut justru dapat menimbulkan gangguan pada sistem pencernakan. Banyak masalah pencernaan timbul akibat penggunaan korset jangka panjang. Perut bisa hancur oleh oleh pemakaian alat ini.

Hal Ini bisa menyebabkan organ tubuh melakukan fungsi di luar fungsi normalnya. Hal tersebut dikarenakan pemakaian korset terlalu menekan organ usus sehingga dapat menimbulkan konstipasi atau sembelit dan wasir.

6. Dapat memicu miom

Efek lain yang bisa ditimbulkan dari pemakaian korset adalah terjadinya tekanan pada daerah sekitar perut yang membuatnya tidak bisa relaks. Hal ini dapat memicu gangguan miom, yaitu tumor jinak yang bersarang pada dinding rahim.

7. Kerusakan pada tulang rusuk

Akibat pemakaian korset dapat menyebabkan tekanan berlebih pada tulang rusuk. Hal tersebut memicu terjadinya keretakan pada tulang si pemakai.

8. Memicu penyakit glenard

Pemakaian korset yang terlalu ketat dan dalam jangka waktu yang lama dapat memicu terjadinya suatu penyakit yang bernama glenard. Hal ini disebabkan saat memakai korset, otot-otot di perut mulai atrofi karena mereka tidak diizinkan untuk berfungsi secara normal. Sehingga otot perut yang lemah tidak memiliki kekuatan secara alami untuk terlibat dan melakukan fungsi secara normal.

9. Memicu chlorosis

Hasil prediksi beberapa ahli kesehatan menunjukkan bahwa pemakaian korset yang terlalu ketat dalam jangka panjang dapat menimbulkan resiko terparah, yaitu gangguan clorosis (greensickness). Suatu gejala anemia kronis yang ditandai dengan perubahan warna kehijauan-kuning pada kulit yang disebabkan karena gangguan empedu.

10. Gangguan pada tulang belakang

Pemakaian korset yang terlalu ketat dalam jangka waktu yang panjang dapat mengakibatkan otot-otot punggung bagian bawah bekerja ekstra untuk memberikan dukungan tambahan. Hal ini dapat mempengaruhi terhambatnya dukungan pada tulang belakang untuk terus tumbuh. Hal ini juga bisa menimbulkan efek ngilu dan kelelahan pada tulang punggung.

11. Gangguan syaraf

Bahaya korset yang terlalu ketat apalagi dalam jangka waktu yang lama dapat mengakibatkan gangguan saraf seperti kesemutan dan mati rasa. Hal ini dikarenakan korset yang terlalu ketat menekan saraf-saraf pada tubuh dalam jangka waktu yang lama.

12. Memicu pingsan

Salah satu efek dari pemakaian korset adalah terbatasnya aliran udara ke paru-paru. Sehingga mengakibatkan organ tubuh ini tidak dapat berkembang. Ini bisa menjadi masalah yang sangat besar ketika tenaga yang diperlukan saat bernapas, menjadi lebih dalam untuk mendapatkan lebih banyak oksigen. Kadang-kadang, hasil dari kemampuan bernapas dalam-dalam ini terbatas, sehingga menyebabkan pingsan.

13. Kerusakan organ tubuh

Masalah terburuk yang bisa diakibatkan karena pemakaian korset yang terlalu ketat dalam jangka waktu lama adalah kerusakan organ tubuh yang vital seperti hati, limpa, ginjal, serta paru-paru. Hal ini disebabkan saat memakai korset, kondisi organ benar-benar terdorong ke dalam rongga tubuh ke daerah di mana mereka biasanya tidak berada.

14. Menyebabkan pusing

Menurut ABC news, mengenakan korset dapat menyebabkan kesulitan bernapas dan menyebabkan sakit kepala dan pusing.