Bahaya Gorengan Untuk Diet

Bahaya Gorengan Untuk Diet

Diet , cara menurunkan berat badan , tips diet , makanan diet , minuman diet , diet dengan cara sehat , makanan yang dapat menurunkan berat badan , hindari minuman yang mengagalkan diet , tips olahraga mengecilkan perut , Macam Push Up Yang Melangsingkan , Manfaat Sit Up untuk Otot dan Tubuh Ideal , Cemilan Untuk Diet Debm , Khasiat Quaker Oat Untuk Diet , Efek Samping Diet Apel , Cara Diet Dengan Ubi Kayu , Makanan Sehat untuk Diet Kolesterol , Khasiat Kentang Rebus Untuk Diet , Khasiat Tahu Rebus Untuk Diet , Khasiat Roti Tawar Untuk Diet , Manfaat Diet Militer Bagi Kesehatan , Program Diet Untuk Obesitas , Efek Samping Diet Dengan Herbalife , Daftar Susu Penurun Berat Badan Paling Cepat , Jus Sayur Untuk Diet Sehat , Khasiat Sawi Untuk Diet , Resep Salad Sayur Untuk Diet , Bahaya Gorengan Untuk Diet , Khasiat Lada Hitam Untuk Diet , Diet Kentang Rebus

Bahaya Gorengan Untuk Diet

Gorengan menjadi salah satu makanan favorit bagi orang-orang Indonesia. Rasa yang renyah dan gurih tentu bisa menggugah selera bagi siapa saja dan berbagai macam kalangan juga pasti menikmatinya.
Akan tetapi, dengan mengonsumsi gorengan juga bisa dikatakan membuat tubuh menjadi gemuk, sehingga banyak wanita yang lebih memilih untuk menahan diri untuk tidak mengonsumsi gorengan tersebut.
Lantas, apakah benar jika orang yang sedang melakukan kegiatan diet tidak boleh makan atau mengonsumsi gorengan sama sekali? Nah berikut ini adalah Bahaya Gorengan Untuk Diet :

Sudah dipastikan bahwa semua lapisan masyarakat di Indonesia pernah mencoba dan merasakan kenikmatan camilan ini. Gorengan memang sering digunakan sebagai makanan pengganjal perut. Selain itu, terkadang gorengan digunakan juga sebagai hidangan pembuka sebelum makan, atau sebagai teman makan nasi.

Namun, tahukah kamu di balik berbagai kemudahan dan kenikmatannya tersebut, gorengan menyimpan berbagai bahaya yang sangat merusak bagi tubuh. Memakan terlalu banyak gorengan secara terus menerus dapat menyebabkan banyak penyakit mematikan.

Terutama bagi kamu yang sedang menjalankan program diet, gorengan merupakan musuh kamu. Pasti kamu tidak mau kalau program diet kamu terganggu karena kesukaan kamu kepada gorengan kan? Sebaiknya coba kamu baca supaya kamu mengetahui bahaya dari gorengan terhadap diet.

1. Kadar lemak jenuh yang tinggi

Salah satu penyebab gorengan menjadi makanan yang tidak sehat dan berbahaya bagi tubuh manusia adalah cara pengolahannya. Gorengan biasanya dimasak dengan cara digoreng dalam minyak panas dalam jumlah yang banyak. Kamu pasti tahu biasanya para penual gorengan menggunakan minyak goreng curah untuk menekan biaya dan mendapatkan untung yang lebih besar. Selain itu, minyak yang digunakan biasanya jarang diganti.

Ini berarti gorengan tersebut dimasak dalam minyak bekas yang sangat berbahay bagi kesehatan. Pada saat minyak bekas digunakan secara terus menerus, maka minyak akan berubah menjadi lemak jenuh atau lemak trans. Lemak trans sendiri sudah lama diketahui sebagai penyebab dari peningkatan kadar kolesterol, pemicu penyakit jantung koroner serta penyebab hipertensi.

Kadar lemak jenuh yang tinggi juga akan menyebabkan kolesterol menempel pada pembuluh darah. Lama kelamaan maka penumpukan kolesterol ini akan menyebabkan penyumbatan pembuluh darah.

2. Kadar kalori yang tinggi

Gorengan biasanya digoreng dalam minyak yang banyak. Dengan kadar kalori yang tinggi tersebut, gorengan dapat menyebabkan kegemukan atau obesitas. Tingkat kalori yang berlebih akan membuat tubuh kelebihan kalori yang tidak terpakai. Kelebihan kalori ini akan disimpan dan biasanya tubuh akan menyimpan cadangan kalori ini dalam bentuk lemak. Ya, tambahan lemak ini maka dapat dipastikan akan mengganggu program diet kamu.

Di dalam setiap potong gorengan ukuran rata rata terdapat paling tidak 117 kalori. Padahal dalam setiap penyajian, biasanya seseorang memakan lebih dari 1 potong gorengan. Rata rata setiap orang bisa memakan 2 sampai 3 potong gorengan apakah itu tahu, tempe, pisang, bakwan, maupun gorengan lainnya. Dengan demikian maka dapat dibayangkan berapa banyak jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh kamu hanya dengan memakan gorengan saja.

3. Vetsin dan garam berlebih

Pasti banyak dari kamu yang menyukai gorengan karena rasanya yang gurih. Tahukah kamu kalau rasa gurih dalam gorengan itu berasal dari 2 bahan penguat rasa, yaitu garam dan vetsin.

Bahan makanan yang dipakai untuk membuat gorengan sendiri tidak memiliki cita rasa yang kuat. Oleh sebab itu, para penjual gorengan menambahkan garam dan vetsin dalam jumlah yang banyak untuk memberikan rasa yang gurih.

Penggunaan vetsin secara berlebihan dalam masakan akan menyebabkan terhambatnya perkembangan anak, menimbulkan kerusakan syaraf tertentu dan munculnya alergi.

Garam sendiri juga dapat berbahaya bagi kesehatan karena garam dapat menyebabkan hipertensi atau tekanan darah tinggi. Selain itu garam mengganggu keseimbangan elektrolit dalam tubuh yang mengakibatkan rasa haus dan dehidrasi.

4. Kemasan yang tidak higienis

Kebanyakan dari kita memakan gorengan di pinggir jalan. Tentunya kamu pasti tahu apa kemasan yang digunakan oleh penjual gorengan di pinggir jalan. Biasanya para penjual gorengan tersebut menggunakan kantong yang terbuat dari kertas. Bila kamu teliti, kamu akan mengetahui kalau kantong kertas tersebut terbuat dari kertas bekas.

Kantong kertas tersebut biasanya sudah dipakai, sehingga di atasnya dapat ditemukan berbagai tulisan yang merupakan hasil cetakan printer. Dengan demikian maka kertas tersebut juga mengandung tinta printer yang sedikit banyak dapat menempel pada gorengan. Karena tinta printer bukanlah bahan yang diciptakan sebagai bahan makanan, sudah pasti ini akan berbahaya bagi kesehatan. Bila termakan, tinta printer dapat menyebabkan penyakit kronis yang terkait dengan pencernaan. Selain itu tinta printer juga dapat menyebabkan kanker, terutama kanker usus besar.

5. Bahan berbahaya dalam gorengan

Sudah menjadi rahasia umum bahwa para penjual gorengan sering kali menggunakan cara curan untuk mendapatkan untung yang lebih banyak. Hal ini dilakukan oleh mereka dengan memasukkan  berbagai bahan kimia yang bukan bahan makanan dalam proses pembuatan gorengan. Bahan kimia yang ditemukan dalam gorengan antara lain formalin, tawas, boraks, pemutih dan bahkan campuran plastik atau lilin.

Walaupun tidak semua penjual gorengan melakukan hal ini, namun ada baiknya kamu selalu waspada dan berhati hati dalam membeli gorengan. Pada saat melakukan program diet, kamu harus selalu berhati hati dan mengatur asupan makanan yang tubuh kamu dapatkan. Dengan memakan gorengan kamu akan mengalami kesulitan untuk menurunkan berat badan seperti yang kamu harapkan. Bukan itu saja, memakan gorengan sebetulnya malah dapat menambah berat badan kamu dengan sangat cepat. Akibatnya, maka semua usaha yang kamu lakukan dalam diet aan menjadi sia sia. Selain itu, kamu juga harus ingat karena gorengan sebetulnya tidak memiliki cukup banyak nutrisi penting yang dibutuhkan oleh badan.

Sebetulnya pada saat berdiet, tubuh kamu justru membutuhkan nutrisi yang cukup seperti vitamin, mineral dan protein. Padahal, dalam gorengan sebagian besar yang bisa kamu temukan hanyalah lemak jenuh dan kalori. Bahaya Gorengan untuk Diet dan juga terhadap kesehatan  cukup mengerikan. Kamu tentunya tidak mau sampai jatuh sakit akibat dari makanan yang kamu makan. Oleh sebab itu, sesudah mengetahui bahaya dari gorengan, maka sebaiknya kamu berusaha untuk menghindari gorengan sebisa mungkin, apakah kamu sedang melakukan diet atau tidak.

Nah untuk kamu yang sedang menjalani diet, sesudah mengetahui berbagai fakta tentang bahaya dari gorengan ini, apakah kamu masih ingin mengkonsumsi gorengan? Sebaiknya kamu menghindari gorengan ya, supaya diet kamu bisa sukses dan tidak terganggu. Apalagi kamu juga tahu bahwa gorengan sendiri mengandung banyak bahan yang dapat merugikan kesehatan kamu.